Tag Archives: Brothership

[Fanfiction] Facade Chapter 2

facade

Bocah berusia 15 tahun yang baru saja mendapatkan kelulusannya hari ini tampak membawa langkahnya untuk terus berlari, menyusuri jalanan malam yang telah lengang lantaran telah mendekati tengah malam. Anak rambutnya berkibar seiring dengan terjangan angin malam yang terasa menusuk tulang. Tanpa alas kaki, apalagi mantel hangat yang seharusnya melekat di tubuhnya. Katakanlah ia anak bodoh. Namun tak ada lagi yang ia pikirkan selain lari sejauh mungkin dari tempat yang orang lain sebut dengan rumah –tapi baginya tak ada bedanya dengan neraka.

            Sekali lagi, ia mencoba berhadapan dengan Continue reading [Fanfiction] Facade Chapter 2

[Fanfiction] Facade : Chapter 1

facade

            Cho Kyuhyun menyelipkan sebatang rokok di celah bibirnya yang terkatup. Jemarinya meraih pemantik api berbentuk pena yang terjepit di saku kiri kemeja putihnya yang sudah kusut. Api berwarna biru muncul saat ibu jarinya menekan salah satu tombol di sisi pena, lantas mendekatkannya ke arah gumpalan tembakau pilihan yang bersarang di celah bibirnya. Seketika asap putih mulai merayap, melingkupi pandangan matanya saat ia menghembuskan nafas letihnya. Kedua iris matanya yang sewarna karamel gelap terpejam, menikmati sensasi yang memenuhi rongga kepalanya. Zat adiktif itu mulai bekerja, membuat otaknya Continue reading [Fanfiction] Facade : Chapter 1

[Fanfiction] Facade : Prolog

facade

PROLOG

Ia hanyalah seorang bocah lelaki berusia sebelas tahun.

Yang harus kembali menelan rasa pahit yang menghujam hatinya untuk yang ke-sekian kalinya dalam sebelas tahun kehidupannya. Iris matanya yang kelam menatap lirih sosok appa, eomma dan hyungnya yang tengah bercengkerama ringan sembari menyantap sarapan paginya. Sungguh keluarga yang bahagia, jika salah satu sosok bocah lelaki yang terduduk di kursinya ikut tertawa bersama mereka. Suara tawa yang mengalun di ruang makan yang luas itu terdengar riang dan penuh dengan kebahagiaan, namun tidak di telinganya. Baginya, tawa mereka bagai angin panas yang memaksa menerobos indera pendengarannya. Tak ada yang memperhatikan senyuman pahit yang ia ukir di wajah letihnya.

Rasanya seperti tengah berada di luar lingkaran, padahal ia Continue reading [Fanfiction] Facade : Prolog